Orek-orekan Dwi Pramono

Home » Jalan-jalan » Ultah di Puncak Merapi

Ultah di Puncak Merapi

Blog Stats

  • 57,007 hits

Archives


Setelah pendakian Gunung Lawu bersama Geography Mountaineering Club (GMC) yang merupakan embrio Gegama, bulan Maret 1982 bersama teman-teman Geografi UGM kami melakukan pendakian ke puncak Gunung Merapi. Kebetulan saya dan Baiquni tanggal ultahnya sama, jadi akan kami “rayakan” di puncak Merapi.

Kalau tidak salah ingat, kami bersepuluh menggunakan 5 sepeda motor dari Yogya menuju pos terakhir sebelum pendakian di Selo Boyolali. Dari angkatan 81 selain saya ada Nyoto, Irianto, Hari Iwhax, Tony, dan Baiquni. Kakak kelas yang memandu, mas Pramono (sekarang guru besar UGM), abang Menwa yang saya lupa namanya dan mas Joko Gareng. Kayaknya juga ada Rovicky (pakar Geologi) juga, teman Irianto dari SMA 1 Yogya.

merapi #2 edited

Transit di pos Selo, wedangan sambil bincang-bincang dengan penjaga pos sambil menunggu dini hari agar bisa menyaksikan sunrise di puncak gunung. Sekitar pukul 02.00 mulai mendaki dan sempat jamaah Subuh menjelang sampai puncak. Mendekati puncak bau belerang dari kawah Merapi sangat menyengat. Saya menutup hidung dan mulut dengan sapu tangan yang dibasahi, tapi nggak sampai 5 menit udah kering lagi. Foto kanan bawah saat sudah tiba di puncak Merapi dan di bawah kami kawah yang aktif menyemburkan belerang. Cukup ngeri juga berada di bibir kawah yang nampaknya gampang runtuh dan panas dengan asap belerang.

merapi #1 edited

Perjalanan turun pasti lebih cepat daripada saat mendaki, apalagi bekal di ransel sudah banyak berkurang atau habis. Dan yang hampir pasti, saat nanti balik ke Yogya sebagian kulit hidung mengelupas karena waktu itu belum kenal sunblock 😀 Meskipun baru dua kali naik gunung, rupanya waktu itu semakin tertarik untuk ikut kegiatan-kegiatan UKM Pencinta Alam,

*Foto kanan atas, baru ingat kalau saya pakai kaos Realino. Ya, 2 tahun pertama kuliah, saya mondok di Asrama Realino.

 

Advertisements

2 Comments

  1. serunya pak dwiii…foto2nya masih komplet pula….aku paling ngga ku ku naik gunung huhuhu..ngga kuat..

    • dwipramono says:

      iya, Mak Dew.. saya senang mengarsip dokumentasi. Tapi kalau soal tulis menulis saya yang mesti belajar sama Mak Dew.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: