Orek-orekan Dwi Pramono

Home » Jalan-jalan » Ada Ikan Hiu di Pasar Lipat Kajang

Ada Ikan Hiu di Pasar Lipat Kajang

Blog Stats

  • 57,007 hits

Archives


Rangkaian tulisan “Jalan-jalan di Belitung Timur”

.

IMG_1317aSaat berkunjung ke Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. rombongan kami mampir di Warung Kopi Atet di kawasan Pasar Lipat Kajang, Kecamatan Manggar. Di “Kota Seribu Satu Warung Kopi ini” banyak warga yang sejak pagi sudah nongkrong di warung kopi, demikian pula saat sore/malam hari.

Karena bukan penggemar kopi, tak berlama-lama di warkop saya iseng masuk ke dalam pasar sambil melihat-lihat suasana jual beli di sana. Banyak yang unik dan berbeda dengan pasar di Semarang tentu saja, salah satunya tempe bungkus daun simpor.  Kalau jajan pasar dan sayur mayur lain nampaknya sama, yang saya jarang lihat dijual di Semarang adalah daun genjer.

IMG_1314Deretan los ikan sangat menarik, karena ikan yang dijual masih segar, banyak jenisnya. dan ukurannya besar-besar.  Satu yang menyita perhatian adalah ikan berukuran cukup besar yang ternyata hiu macan tutul. Pedagangnya sedang mengiris sirip-sirip dan memotong dagingnya.

Baru kali ini saya melihat dari dekat ikan hiu beneran 🙂 maka saya minta tolong salah satu pedagang memotret buat saya. Yang berbaju biru memegang ekor ikan hiu namanya Purwanto, putra daerah Belitung dan salah satu pemain bola kesebelasan “Putra Jaya” (bangga meskipun bukan unggulan).  🙂

Menurut informasi mereka, hiu-hiu tersebut bukan diburu secara sengaja. Mereka terjaring bersama ikan-ikan lainnya, dan langsung masuk kontainer es di kapal setelah terjaring. Ikan hiu yang saya pegang ini masih termasuk kecil atau anakan. Sirip dan dagingnya termasuk digemari karena selalu laku terjual. Di tempat pelelangan ikan, maupun di pasar, selalu habis hari itu juga.

Bagi pegiat lingkungan hidup, penjualan sirip dan ikan hiu ini tentu ditentang keras. Sementara dari dinas perikanan setempat nampaknya juga tidak mudah untuk mengetrapkan regulasi larangan perburuan ikan hiu mengingat tingginya nilai ekonomis sirip ikan hiu dan adanya permintaan yang cukup besar dari Batam, Jepang, dan Singapura (kompas).

lipat_kajangclockwise from top-left: los pedagang ikan, tempe bungkus daun simpor, los pedagang sayur, daun genjer.

Advertisements

1 Comment

  1. wah kasian hiunya kl mrk sampai terdampar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: