Orek-orekan Dwi Pramono

Home » kini » Melansia dan Silaturahmi

Melansia dan Silaturahmi

Blog Stats

  • 57,007 hits

Archives


lansiaAkhir-akhir ini, saya banyak mendapat undangan atau sebaliknya mengajak reuni dan kopdar. Reuni sekolah, reuni eks kos-kosan jaman kuliah, kopdar (ketemuan) aneka komunitas, jagongan er-te, juga reuni keluarga (pasti).

Dalam setiap kesempatan berjumpa dengan kawan lama maupun sanak saudara biasanya muncul perbincangan betapa kita semua semakin uzur, semakin menua, kepala membotak, perut membuncit. Di lain pihak, para keponakan yang dulu kecil imyut sekarang sudah insinyur, atau pejabat di suatu instansi, yang lain sudah dokter spesialis sukses. Ada teman kost sudah Komisaris Besar, sementara teman lain yang dulu tidak menonjol di kampus malah sekarang profesor doktor, dan seterusnya.

Menarik, bahwa secara umum orang membuat korelasi antara bertambahnya umur (atau berkurangnya jatah umur) dengan menurunnya semangat hidup dan melunglainya jasmani. Melansia (menjadi lansia) atau menjadi tua identik dengan munculnya aneka penyakit dan berkurangnya fungsi indera. Bahkan, perubahan jasmani akibat menua dapat memengaruhi keadaan psikologis dan psikososial seseorang. Contoh-contoh bisa ditebar di sini, tapi saya tidak bermaksud membahas gerontologi.

Mengenai hal tua dan menua, justru tulisan Samuel Ullman berjudul “Youth” ini menurut saya cocok untuk dikutip dan diresapi.

Youth is not a time of life; it is a state of mind; it is not a matter of rosy cheeks, red lips and supple knees; it is a matter of the will, a quality of the imagination, a vigor of the emotions; it is the freshness of the deep springs of life.

Youth means a temperamental predominance of courage over timidity of the appetite, for adventure over the love of ease. This often exists in a man of sixty more than a body of twenty. Nobody grows old merely by a number of years. We grow old by deserting our ideals.

Years may wrinkle the skin, but to give up enthusiasm wrinkles the soul. Worry, fear, self-distrust bows the heart and turns the spirit back to dust.

Whether sixty or sixteen, there is in every human being’s heart the lure of wonder, the unfailing child-like appetite of what’s next, and the joy of the game of living. In the center of your heart and my heart there is a wireless station; so long as it receives messages of beauty, hope, cheer, courage and power from men and from the Infinite, so long are you young.

When the aerials are down, and your spirit is covered with snows of cynicism and the ice of pessimism, then you are grown old, even at twenty, but as long as your aerials are up, to catch the waves of optimism, there is hope you may die young at eighty.

Dari semua reuni, kopdar, temu kangen, dll. yang saya ambil hikmahnya adalah hakikat silaturahim, yaitu menyambung tali persaudaraan dan kekeluargaan. Pertama, hal ini tentu sesuai sunnah Rasul mengenai silaturahmi. Berikutnya, dengan aneka pertemuan itu selalu ada wawasan baru.. bahkan banyak hal yang bisa saya pelajari dari generasi yang lebih muda (antara lain aktivitas nge-blog ini). Berkumpul dan ikut menikmati canda tawa benar-benar bisa membuat hati ringan dan tetap “berasa” muda. Bahkan “silaturahmi era internet” lewat mailing list, messenger dan facebook pun –menurut saya– berperan menyehatkan jiwa.

Wah, sudah panjang artikelnya. Last but not least, usia boleh menua, badan boleh merenta, tapi spirit dijaga agar tetap muda teruna. Saya kembali mengutip Samuel Ullman.

…. as long as your aerials are up, to catch the waves of optimism, there is hope you may die young at eighty.

Mari kita tutup dengan :  “ Amiin”

Advertisements

1 Comment

  1. mizan says:

    Walaupun umur tua, tapi jiwa tetap muda pak 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: