Orek-orekan Dwi Pramono

Home » Kolom » Nomor Induk Sastrorejan

Nomor Induk Sastrorejan

Blog Stats

  • 56,859 hits

Archives


Ditulis oleh : Dwi Pramono (3.8.2.0), Media Sastrorejan, edisi I/2000

.

Lima tahun yang lalu -Juli 1995- pada terbitan perdana Media Sastrorejan, telah dipublikasikan istilah-istilah yang banyak dipakai di lingkungan Trah Sasrorejan. Lima tahun telah berlalu, tentunya banyak tambahan anggota yang perlu memperoleh informasi mengenai istilah-istilah ini.

Nomor Induk Sastrorejan (NIS) *

Sistem penomoran ini pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Suparto (3.3.0.0) dan dipublikasikan melalui Buletin Trah Kartoamijayan Edisi Maret 1989. Secara ringkas sistematika penomoran tersebut adalah, tiap anggota (keturunan) eyang buyut R. Sastrorejo mendapat nomor yang terdiri atas deretan angka dan simbol. Keturunan tidak langsung (menantu, cucu menantu, dan seterusnya) diberi tambahan simbol “+” di belakang nomor (suami)-nya.

,

Generasi kesatu

Yang disebut generasi ke-1 adalah putra-putri almarhum eyang buyut R. Sastrorejo yang berjumlah 9 (sembilan) orang dan masing-masing mendapat pencatatan nomor registrasi sebagai berikut

  • 1.0.0.0 : R.H. Moh. Saleh Tjokrodimejo
  • 2.0.0.0 : R. Abdullah Rasad Kartomihardjo
  • 3.0.0.0 : R. Sukarto Kartoamijoyo
  • 4.0.0.0 : R. Arismunandar
  • 5.0.0.0 : R. Abdurrachman Wirjosukarto
  • 6.0.0.0 : R. Achmad Wirjosukarto
  • 7.0.0.0 : R. Moh. Irsad Wiryosukarto
  • 8.0.0.0 : R. Yachya Wirjosukarto
  • 9.0.0.0 : Rr. Asiyah

.

Generasi kedua adalah cucu-cucu dan cucu menantu eyang buyut R. Sastrorejo atau anak-anak dan anak menantu dari generasi kesatu. Contoh : Oom Abdulhadi (5.2.0.0) adalah putra dari Eyang R. Abdurrachman Wirjosukarto (5.0.0.0). Ibu Sekaringsih (istri Oom Abdulhadi/menantu dari Eyang Abdurrahman diberi nomor registrasi 5.2.0.0.+). Generasi ketiga adalah para buyut dan buyut menantu eyang buyut R. Sastrorejo. Contoh So Grace King (3.4.1.4.+) adalah menantu dari mas Wahjudi Prajitno (3.4.1.0.+)

Rumpun

Adalah istilah yang digunakan untuk menyebut keluarga besar atau putra wayah (anak cucu) dari generasi pertama. Misalnya Rumpun Yachya, berarti seluruh putra wayah dari Eyang Yachya. Ketua Rumpun adalah sesepuh dari rumpun tersebut, misalnya pak puh Suparto (3.3.0.0) adalah Ketua Rumpun Kartoamijayan.

.

Sentra

Adalah suatu wilayah pengelompokan domisili para anggota Trah Sastrorejan, Misalnya yang dimaksud dengan Sentra Bandung adalah semua anggota yang bertempat tinggal di wilayah Bandung dan sekitarnya. Sentra yang lain misalnya Sentra Jakarta, Sentra Solo, dan seterusnya. Ketua Sentra adalah koordinator wilayah/sentra tersebut. Misalnya mas Dr. Hadi Wibowo adalah Ketua Sentra Semarang.

.

* Sistem registrasi yang disusun oleh Bapak Suparto ini ternyata mirip dengan d’Aboville System, yang diperkenalkan oleh Jacques d’Aboville (1940) dalam genealogical numbering system. Modifikasinya adalah penambahan karakter “+” (plus) untuk kelompok menantu, “+.+” untuk pernikahan kedua (mis. istri pertama wafat).

Advertisements

4 Comments

  1. […] memulai artikel dengan bingung dulu. Paramitta Sekartaji a.k.a Mitta (5.1.2.1.1.1) . kelahiran 19 September 1986, kepernah cucu saya. Ibunya, Shavitri “Evie” Nurmala […]

  2. mitta says:

    eyang dwi…
    hmm..emang panggilnya eyang ya..???!!
    ini..kata mama suruh nyatetin tanggal lahirnya Satka..
    Semarang, 30 April 1983

  3. Sukmono HB says:

    Walaupun bingung2 dikit tapi ya harus belajar paham-paham juga nih untuk penomoran anggota.Salam dari keluarga Borobudur.

  4. ajiprabowo says:

    dimilis lagi dibahas itu Oom perihal sistem penomoran, urun rembug ya,..matur nuwun,..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: