Orek-orekan Dwi Pramono

Home » kiprah » Penjualan PC dan Notebook Berimbang

Penjualan PC dan Notebook Berimbang

Blog Stats

  • 57,438 hits

Archives


Senin, 25 Agustus 2008
http://www.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=22354

.

SEMARANG–Penjualan personal computer (PC) dengan notebook kini berjalan seimbang 50:50 persen. Namun ke depan, penjualan notebook diprediksi akan lebih besar, bahkan bisa mengungguli penjualan PC. Menurut Ketua Panitia Apkomindo Fair 2008 Dwi Pramono, dari tahun ke tahun penjualan notebook terus mengalami peningkatan. Pada 2006, hanya mencapai 16 persen dari total penjualan komputer.

“Namun pada 2007 melejit menjadi 23 persen, dan tahun ini ditargetkan bisa mencapai 33 persen dari total pasar komputer di Indonesia,” ujar Pramono dalam konferensi pers jelang digelarnya pameran komputer Apkomindo Fair 2008 di Java Supermall 27-31 Agustus mendatang.

Dwi Pramono menjelaskan, dalam pameran ini akan diusung berbagai produk komputer baik PC, notebook, printer, kamera digital serta asesoris lainnya. Pameran ini diikuti 45 peserta dengan vendor besar 8 buah yakni Axioo, HP, Toshiba, Epson, Dell, LG,X-Ware dan Acer.

Selain vendor besar dan toko-toko yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia, pameran juga diikuti peserta pendukung. Seperti Solusi A Prima, Sobicho, Fanuel, Nitrasoft, dan Intralink. Lembaga pembiayaan juga tidak ketinggalan, seperti Adira dan ANZ.

“Di pameran ini berbagai produk notebook yang memiliki brand internasional maupun lokal akan bersaing ketat untuk memperebutkan pasar,” katanya. Dalam pameran ini, lanjut dia, Apkomindo optimistis target transaksi Rp 5 miliar-Rp 6 miliar akan tercapai, seperti pada pameran sebelumnya. Hal ini disebabkan kebutuhan komputer tahun ajaran baru ini meningkat signifikan.

Hal senada diungkapkan Ketua Apkomindo Jateng Kadarpono. Dijelaskan, pasar komputer makin membaik, apalagi dengan hadirnya banyak merek. Hal ini justru lebih menguntungkan konsumen. Dijelaskan, hampir 60 persen penjualan komputer jinjing didominasi notebook dengan harga Rp 5 juta-Rp 6 jutaan. Berikutnya sebesar 25 persen untuk notebook dengan kisaran harga Rp 6 juta-Rp 10 juta, dan 15 persen untuk notebook dengan harga di atas Rp 10 juta.

“Persaingan kini makin kompetitif, karena tidak hanya notebook lokal saja yang menyediakan harga murah. Notebook branded pun kini juga melirik segmen tersebut,” jelas Kadarpono. (tya/aro)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: