(Melu) Mantu Putu

evie

Mari memulai artikel dengan bingung dulu. Paramitta Sekartaji (5.1.2.1.1), yang biasa dipanggil Mitta, kelahiran 19 September 1986, secara silsilah kepernah cucu saya. Ibunya, Shavitri “Evie” Nurmala Dewi (5.1.2.1.), adalah putri mbarepnya dik Nuning S.A. Djatiningsih (5.1.2.0). Jadi, Mitta adalah cucunya dik Nuning.  (Meskipun [seharusnya] saya panggil “dik” sebenarnya dik Nuning ini jauh lebih sepuh dari saya, karena beliau lahir 20 tahun lebih dulu dari saya). Nah, berdasarkan “awu”-nya, maka Mitta pun (seharusnya) memanggil saya Eyang Duwiek.

More

nDalem Karesidenan Pati

Salah satu keluarga kami –mas (mestinya ‘dik’) Ir. Mohamad Saleh– sempat menjabat Residen Pati (sekarang istilahnya Kepala Bakorlin). Pada suatu kesempatan pertemuan keluarga besar Sastrorejan (eyang buyut kami) di tahun 2001, acaranya diadakan di ndalem Karesidenan Pati, salah satu gedung peninggalan masa kolonial Belanda yang relatif masih utuh.

masih banyak pohon besar di halaman ndalem karesidenan

anak-anak mencoba gamelan

bersama keluarga besar di teras

pintunya gede banget, jati tua pula.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.