Archive for May, 2009|Monthly archive page
Blognya para Loenpianers
Kutipan profil di loenpia.net
Loenpia dot net adalah wadah bagi para blogger asli Semarang dan sekitarnya, berdiri menjadi Komunitas Blogger Semarang pada 15 Oktober 2005. Loenpia bangga akan keanekaragaman tempat wisata, kuliner, sejarah, bangunan kuno, budaya dll yang ada di Kota Semarang maka, dengan adanya blog loenpia ini kami berharap bisa mewadahi generasi-generasi blogger muda yang mempunyai keahlian kreatifitas dalam bidang apapun melalui media blog untuk bersama membangun citra Kota Semarang menjadi lebih baik dan maju.
Sampai Mei 2009 ini ada 902 member di milis sem[b]arangan@googlegroups.com, dengan aneka kegiatan di dunia maya maupun dunia nyata.
Meski begitu, sebagaimana komunitas hobi lainnya, tidak semua member bisa aktif apalagi persebaran geografisnya yang begitu luas dari Manyaran sampai Michigan, dari Sampangan sampai Singapore.
Berikut ini daftar blog/website member Loenpia yang ada dalam catatan saya. Ini hanya 10% karena data lengkap saya belum punya, dan cukup banyak member yang punya lebih dari 1 blog. Read more »
Smile with Loenpianers
“Anak-anak tadi pagi makan apa?”
“Tempee…!”
“Kalau bukan tempe, apa lauknya?”
“Tahuuu…!”
Begitu jujur dan spontan mereka menjawab serempak saat ditanya tentang menu makan harian. Oseng-oseng kacang panjang atau tumis kangkung adalah menu rutin. Daging dan telur menjadi lauk yang istimewa karena tidak setiap hari mereka beruntung memperolehnya. Mie instan adalah menu alternatif karena sumbangan yang paling sering mereka dapatkan adalah mie instan dan beras. Maka, saat mereka lahap makan nasi kotak berlauk ayam goreng yang kami bawakan, sebersit rasa haru muncul di sela suasana makan bersama anak-anak panti asuhan ini. Read more »
Setelah pesta usai…
Ada sepenggal kalimat satiris, “Setelah pesta usai.. siapa yang membersihkan kotoran sisa pesta?” Kemeriahan pesta yang hanya beberapa jam dengan persiapan mungkin berhari-hari atau berminggu-minggu sebelumnya, akhirnya hanya menyisakan sampah dan kotoran… (dan rekening tagihan, mungkin?).
Tapi judul artikel ini sama sekali bukan satire, melainkan benar-benar dalam pengertian sesungguhnya. Saat itu saya hendak berenang di Patra. Menuju swimming pool terlihat ada kegiatan bersih-bersih di Rama-Shinta ballroom. Saya lihat petugas cleaning service membuang dengan semena-mena sisa-sisa buket dan aneka bunga yang semalam sebelumnya menghias pesta. Waduh, eman-eman banget, ‘ik (Semarangan style). “Boleh saya minta, mas?” tanya saya. “Silakan, pak. Ambil saja!”
Comments (13)
Comments (5)
Comments (7)