Tunggak Semi Agawe Asri
11 Jan 2011 5 Comments
in opini Tags: randu alas, Siranda
* tiba-tiba ingat randu alas Siranda saat nemu foto jadul anak-anak
.
Pohon Randu alas (Bombax malabaricum/Gossampinus heptaphylla) pada jaman nenek moyang kita dulu dipakai sebagai penanda musim, karena sangat sensitif terhadap perubahan musim. Kalau pohon Randu alas mulai menggugurkan daunnya, berarti kita akan mulai memasuki musim kemarau. Saat pohon Randu alas berbunga, berarti kita sudah berada di puncak musim kemarau dan saat pohon Randu alas mulai bersemi dengan hadirnya tunas-tunas daun baru, berarti kita akan mulai memasuki musim penghujan.
Festival Pohon
04 Jun 2010 11 Comments
in opini
Kebetulan besok (5 Juni)
adalah Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Maka saya pengin ngudarasa lagi soal pohon besar melanjutkan cerita tempo hari.
Setelah memposting cerita mengenai pohon besar, beberapa teman memberi informasi, bahwa di beberapa titik tertentu di Semarang masih ditemukan pohon besar (beringin, mahoni, trembesi, atau asam Jawa). Cukup banyak titik memang, tapi relatif gampang dihitung. Dengan kata lain… ya, langka.
Koloniale Tentoonstelling 1914
02 Jun 2010 15 Comments
in Album Tempo Doeloe Tags: Genuk Semarang, Kartoamijoyo, Koloniale Tentoonstelling 1914, trah kartoamijayan
Kutipan dari Menjelang 100 tahun Tentoonstelling 1914:
Hanja Semarang satoe2nja kota di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara jang pernah menjelenggarakan pameran besar setaraf World Expo. Semarang, Dutch East Indies – Koloniale Tentoonstelling (1914). Betapa tidak, perajaan itu menjadi sebuah perhelatan terbesar jang pernah diselenggarakan di Indonesia dan bahkan termasuk sebagai 1 dari 10 expo dunia (world fair) terbesar jang diselenggarakan antara tahun 1910-1920. Dan hingga saat ini, tidak ada kota lain di Indonesia jang pernah disebut sebagai salah satu penyelenggara World Expo terbesar di dunia, Djakarta sekalipun.
Oud Oengaraners 1922
26 May 2010 4 Comments
in Album Kuno, Album Tempo Doeloe
Eyang saya – Sukarto Kartoamijoyo (1891-1977) – adalah guru Normaalschool (sekolah guru) di jaman Belanda. Tahun 1929-1934, eyang bertugas di Serang-Banten. Di bawah ini foto beliau dengan para guru dan murid di depan sekolah. Tulisan yang di dinding sekolah : Normaalschool voor Inl (=inlander) Onderwijzers.

Recent Comments